Jumat, 07 Oktober 2016

VnC Android-Linux

PC Tablet memang alat yang mobile, mudah dibawa, dan membutuhkan daya listrik yang lebih sedikit dari PC Laptop/Notebook apalagi PC Desktop. Hanya saja untuk hal pekerjaan yang profesional, tenaga PC Tablet tidak sekuat dan sehebat PC Laptop/Notebook apalagi PC Desktop. Tetapi dengan teknologi Remote Client, seperti VnC atau RDP, PC Tablet bisa mengoprasikan/mengendalikan PC yang lebih bertenaga itu dengan tetap bisa mobile.

Salah satu teknologi Remote Client yang terkenal dan sudah awam adalah VnC, yang teknologinya telah diadopsi oleh hampir seluruh Operating System PC. Tulisan ini akan mempraktekkan cara menghubungkan PC Tablet yang ber-OS Android dengan PC Desktop yang ber-OS Linux Mint.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menginstal VnC Viewer di PC Tablet. Di OS Android cukup mencari VnC Viewer di Google Play, bisa menginstall gratis. Hal berikutnya adalah menginstal VnC Server di PC Desktop, dalam tulisan ini OS yang digunakan adalah Linux Mint LTS 17 XFCE, dan VnC Server yang akan diinstal adalah x11vnc. Jalankan perintah-perintah berikut ini pada Terminal/Console.

sudo apt update
sudo apt install x11vnc

Sampai di sini server x11vnc telah terinstal, berikutnya kita buat file x11vnc.sh di home folder, lalu menjalankannya. Dalam tulisan ini username adalah asti, tolong disesuaikan dengan nama user masing-masing.

touch x11vnc.sh
echo "x11vnc -forever -loop -repeat -shared -noxfixes -noxdamage -dontdisconnect -rfbport 5900 -rfbauth /home/asti/.vnc/passwd" > x11vnc.sh
chmod ug+x x11vnc.sh
./x11vnc.sh&


Di tahap ini server VnC telah berjalan dan siap melakukan Remote Desktop. Tetapi server VnC belum berjalan secara otomatis ketika PC dimulai. Agar bisa start-up otomatis ketika PC dimulai, ada 3 jenis prosesnya dan pilih hanya satu saja.

Proses Pertama, start-up ketika login desktop.

Proses ini adalah yang paling mudah. Jalankan Session & Startup dari menu Settings, lalu isi pada tab Application Autostart klik tombol Add. Kemudian isikan seperti snapshot berikut. Ingat, ganti asti dengan nama user masing-masing.


Proses Kedua, start-up sebelum MDM memulai Greeter.

Edit file /etc/mdm/Init/Default, tambahkan sebelum baris yang berisi "exit 0" dengan satu baris baru, yaitu: /home/asti/x11vnc.sh

Sehingga baris-baris terakhir file /etc/mdm/Init/Default menjadi seperti berikut. Ingat, ganti asti dengan nama user masing-masing.

/home/asti/x11vnc.sh
exit 0

Proses Ketiga, start-up sesaat ketika Linux dimulai.

Proses yang ini adalah proses yang berbahaya, jangan dilakukan kecuali tahu resikonya dan tahu apa yang sedang dilakukan. Kesalahan bisa membuat Linux gagal proses startup.

Buat file baru, yaitu: /etc/init/x11vnc.conf. Dan berikut ini adalah isi dari file tersebut:

# description "Start x11vnc on system boot"

description "x11vnc"

start on runlevel [2345]
stop on runlevel [^2345]

console log

respawn
respawn limit 20 5

exec /home/asti/x11vnc.sh

Selasa, 20 September 2016

Ucapan Sintesis

Terkadang kita membutuhkan suara narator, seperti misalnya untuk mengisi presentasi dengan suara bacaan. Bisa saja dengan merekam suara sendiri, atau suara orang yang kira-kira lebih enak didengar. Tetapi yang jadi masalah, bagaimana jika ingin menarasikan bahasa asing yang mungkin kita belum baik mengucapkannya? Jika salah ucap, malahan orang yang mendengar jadi salah mengartikan.

Jika memiliki smartphone Android, bisa menggunakan Google Text-To-Speech untuk memproduksi suara narasi sintesis. Tetapi jika sedang di komputer dan hanya mempunyai sedikit aplikasi, bisa menggunakan browser yang ada dan berkunjung ke Google Translate dengan alamat translate.google.com. Google Translate menyediakan fasilitas pengucapan teks dengan berbagai bahasa yang lumayan lengkap. Yang disayangkan Google Translate tidak memberikan fasilitas untuk mendownload suara dari teks tersebut. Tetapi dengan sedikit ngoprek, kita bisa mengambilnya dengan trik yang mudah.

Baiklah, yang paling pertama kita butuhkan adalah browser Firefox, karena browser Firefox untuk PC menyediakan peralatan ngoprek yang banyak. Buka tab baru, lalu buka perangkat network dengan mengklik menu Tools -» Web Developer -» Network, atau bisa juga dengan menekan pada keyboard tombol Ctrl+Shift+Q. Lalu sebagai contoh kita akan mengambil suara 'Alhamdulillah', kunjungi alamat urlberikut:

https://translate.google.com/#ar/id/%D9%B1%D9%84%D9%92%D8%AD%D9%8E%D9%85%D9%92%D8%AF%D9%8F%20%D9%84%D9%90%D9%84%D9%91%D9%8E%D9%87%D9%90%20%D8%B1%D9%8E%D8%A8%D9%91%D9%90%20%D9%B1%D9%84%D9%92%D8%B9%D9%8E%D9%B0%D9%84%D9%8E%D9%85%D9%90%D9%8A%D9%86

Jika telah selesai loading, pada sisi kiri terdapat ikon speaker, klik saja maka akan terdengar suara. Seiring proses loading suara, maka pada daftar di Tab Network di panel Firefox Developer Tools akan muncul file suara yang diambil oleh Google Translate dari servernya. File suara tersebut memiliki format file mpeg, klik kanan, lalu akan muncul popup menu, klik Open In New Tab, maka file tersebut akan dibuka oleh Firefox di tab yang baru. Jika telah terbuka, maka file tersebut bisa disimpan dengan menekan tombol Ctrl+S, atau dari menu File -» Save Page As.

Demikianlah trik yang mudah untuk mengambil suara ucapan sintesis dari Google Translate. Tidak perlu instal aplikasi tambahan, hanya cukup menggunakan browser Mozila Firefox.